Sempurna Di Sempaja
SAMARINDA. Persisam Putra menutup putaran Kompetisi Divisi I Liga Indonesia dengan kemenangan telak. Menghadapi Persipare Parepare, Elang Borneo menang dengan skor telak 6 gol tanpa balas. Dengan hasil ini, Persisam Putra mengukir hasil sempurna selama main di kandang sendiri, tanpa sekalipun tersentuh kekalahan. 6 gol yang lahir malam tadi tercipta lewat bunuh diri Franklin di menit 6', hattrick Christiano de Oliviera di menit 20', 28' dan 70, Kholis di menit 44 dan Herry "Petruk" Susanto di menit 76'.
Tampil dihadapan sekitar 3 ribu penonton, Persisam Putra tampil dominan sejak wasit Suwardi asal Semarang meniup peluit tanda dimulainya permainan. Nyaris semua sektor lapangan dikuasai tim besutan Riono Asnan ini. Hasilnya di menit ke-6, tendangan bebas Ariel Guiterez di sisi kiri pertahanan lawan disundul Alamsyah. Bola liar menyentuh tubuh Franklin yang sudah salah langkah dan bola menyusur masuk ke gawang Rabayya. 14 menit berselang, tendangan bebas Christiano yang sebenarnya tak terlalu keras gagal ditangkap dengan sempurna oleh Rabayya. Dua gol ini membuat permainan Persipare semakin tak berkembang. Apalagi 8 menit setelah gol pertamanya, Christiano kembali menjebol gawang Rabayya lewat tendangan jarapk jauh. Berawal dari aksi Munirul Islam di luar kotak penalti membuat Christiano mendapat bola liar. Dari jarak sekitar 25 meter, Christiano melepaskan tendangan dan menghunjam keras ke sudut kanan gawang. Unggul tiga gol tak membuat Persisam Putra menurunkan tempo permainan. Bahkan Zainal dkk semakin gencar menggempur pertahanan Persipare yang dikawal Sudirman, mantan pemain Persisam Putra yang dilepas di paruh musim lalu. Kholis melengkapi 4 gol di babak pertama usai memanfaatkan bola muntah dari Rabayya. Sundulan Dian Risdianto yang masuk menggantikan Alamsyah, gagal ditangkap Rabayya dan langsung disambar Kholis dengan mudah. Di babak kedua Persipare mulai berani menekan Persisam Putra lewat aksi Sabeni, Hamdi Haya dkk. Namun dikeluarkannya Ramadhan Aras di menit 53' membuat Persipare kembali tampil awut-awutan. Christiano melengkapi hattrick-nya di menit 70 lewat aksi brilian. Kerjasamanya dengan Arman serta Dian, berakhir dengan tendangan melambung melewati Rabayya. Mental Rabayya semakin jatuh ketika ia gagal menangkap tendangan Herry Susanto di menit 76'. Bola yang sebenarnya dengan mudah diamankan, terlepas dan meluncur ke dalam gawang.
"Anak-anak Persipare ini masih muda-muda, jadi mental bertandingnya tak stabil. Inilah kekalahan paling telak kami selama divisi I diputar," kata H Assagaf Razak, arsitek Persipare.
Ia juga mengakui lawan punya kualitas lebih bagus. Selain itu, bermain malam baru kali ini dirasakan hampir seluruh pemain Persipare.
"Kiper kami tak biasanya gagal menangkap bola muntah, mungkin pengaruh main malam. Saya pikir lawan memang sangat layak menang, ibaratnya mobil raksasa bertemu pete-pete (sejenis angkot di Makassar), dimana kami adalah tim kecil dengan dana minim," terangnya.
"Saya senang melihat anak-anak bermain sangat lepas malam ini. Inilah persembahan terakhir kami di kompetisi musim ini. Alhamdulillah, kami bisa memberikan kemenangan telak," kata Riono Asnan secara terpisah. (Sumber : Sapos/Upi)
|
Persisam aja mungkin kedevisi utama..
TUNGGU KAMI BANGSAT KUNING ANJING MITMAN
LBM TAHI BABI
SAMA KAYA MITMAN TAHI ANJING
BANGSAT MITMAN
PUSAMANIA NIH YANG ORANGE
LBM BUTA WARNA
AYO ORANYE TUNJUKAN AKSIMU
MERAH BIRU ITU TAK BERMUTU
BUNUH SAJA MITRA MANIA SEKARANG DAN SELAMANYA
SAMPE MATI UNJUNG NERAKA
HAHAHAHAHAHAHHA
ORANYE ORANYE ORANYE
kami dari mitra mania mengucapkan terima kasih atas kunjungannya kemarin semoga karna kejadian itu kita bisa menjalani hubungan baik antara mitra mania dan pusamania. dan kami mengucapkan selamat karna persisam lolos kedivisi utama orange kren.... orange kren.... orange kren.... oke pusam. saya ingin agar pusam dan mitman tidak mengejek - mengejek di posting komentar ini oke. saya anak kecil asli kutai tapi banyak saudara saya di samarinda mungkin salah satu anggota pusamania nanti melihat mobil lpk madya itu mobil babe saya dan kalau bisa mungkin saya pergi ke sektariat pusam dan berkenalan atau perlu saya jadi anggota pusamania yang kren dan mitman yang kren oke.............
blue devil anjing,enggak akan mati mitra disana,kmi tunggu kalin disini,naga akan keluar untuk bunuh gorontalo.anjing,salam dari the boy mitmen,&naga mekes kutai